Alat laboratorium spektrofotometer mungkin sudah tidak asing bagi sebagian besar ahli Biologi, khususnya para tenaga di ruang laboratorium. Keberadaan spektrofotometer juga kerap dimanfaatkan untuk berbagai industri seperti kimia, farmasi, dan juga medis (kesehatan).
Baca Juga: Mengenal Mikroskop Cahaya Binokuler Lebih Dalam
Lalu, apa itu alat spektrofotometer? Untuk mengetahui jawabannya terkait pengertian alat laboratorium tersebut, simak ulasan selengkapnya dalam artikel di bawah ini!

Apa itu Alat Laboratorium Spektrofotometer?
Spektrofotometer merupakan alat yang bermanfaat untuk mengukur sebuah senyawa dari segi kuantitatif atau kualitatif. Banyak orang yang menggunakan alat ini karena cara kerjanya mengukur senyawa menjadi lebih tepat. Selain itu, cara untuk menggunakannya pun tergolong sangat mudah.
Cara kerja alat laboratorium satu ini dengan mengukur absorban dari senyawa sebagai fungsi dari konsentrasi. Pengguna bisa mengukurnya dari segi kuantitatif atau kualitatif sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi, sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian senyawa dari segi kuantitatif dan kualitatif tersebut.
Perbedaan Definisi Senyawa Kuantitatif dan Kualitatif dalam Spektrofotometer
Apabila mengukur dari segi kuantitatif maka absorban dari spektrum senyawa nantinya akan dianalisa dengan pengompleks lain yang sesuai. Sementara itu, segi kualitatif berdasarkan pada spektrum puncak dari senyawa menggunakan metode analisis serapan sinar. Hal tersebut pun dijelaskan pada kanal YouTube Andaru Persada Mandiri.
Jika melihat dari definisi tersebut, tidak mengherankan jika alat laboratorium spektrofotometer ini lebih banyak digunakan dalam industri kimia, farmasi, dan juga medis. Apabila kita memiliki perusahaan yang bergerak di bidang tersebut, maka pastikan sudah mengetahui beberapa jenis alat tersebut.
8 Jenis Alat Ukur Spektrofotometer
Terdapat beberapa jenis alat laboratorium spektrofotometer yang berguna untuk mengukur senyawa dari segi kualitatif dan kuantitatif. Jenis ini berdasarkan dari sumber cahaya yang digunakan untuk mengukur.
-
Visible
Spektrofotometer yang pertama adalah Visible. Umumnya alat ini kerap disebut dengan Vis yang merupakan jenis cahaya dengan spektrum elektromagnetiknya bisa diterima mata manusia. Sumber cahaya Vis ini mampu membuat manusia melihat pengukuran senyawa dengan jelas. Maka hasilnya pun sangat akurat.
-
Ultraviolet
Jenis alat laboratorium spektrofotometer selanjutnya yaitu sinar ultraviolet. Orang kerap menyebut ultraviolet adalah jenis cahaya yang kurang mampu dilihat oleh mata manusia. Akan tetapi, apabila diaplikasikan pada alat ukur laborat ini, tentu terdapat pengaturan sinarnya.
-
Ultra Violet Visible
Selanjutnya ada yang namanya ultraviolet visible (UV-Vis). Alat ukur ini menggunakan 2 sumber cahaya dalam pengukurannya, yakni ultraviolet dan visible. Keduanya digabungkan menjadi satu sehingga mampu digunakan untuk proses pengukuran yang lebih jelas.
-
Infra red
Jenis alat spektrofotometer lainnya adalah infra red dengan menggunakan cahaya infra merah. Banyak industri medis dan farmasi yang memanfaatkan alat tersebut untuk mengukur senyawa. Cara kerjanya dengan menyerap panjang gelombang infrared tersebut. Lalu, hasil analisa dapat terbaca dari sinyal kromatogram.
-
Single Beam
Single beam menjadi alat laboratorium spektrofotometer yang memakai satu sumber cahaya saja. Cara kerjanya mudah dipahami dengan melewatkan cahaya pada sel sample atau kuvet. Lalu, detector akan membaca hasil ukurannya dengan baik.
-
Double beam
Alat spektrofotometer selanjutnya yaitu double beam yang merupakan kebalikan dari single beam. Alat ini mempunyai dua sumber cahaya untuk pengukuran senyawa. Cara kerjanya mirip dengan single beam, hanya saja double beam mempunyai dua kuvet (sel sample).
-
Ratio beam
Jenis spektrofotometer selanjutnya adalah ratio beam. Yaitu merupakan alat pengukur dengan fungsi dan cara kerja sama dengan lainnya. Keunggulannya mirip dengan double beam. Contohnya dengan adanya 2 kuvet, tapi harganya jauh lebih murah.
-
Dual beam
Jenis alat spektrofotometer yang terakhir adalah dual beam. Harganya terbilang cukup tinggi, tapi hal ini karena komponen di dalamnya sangatlah lengkap. Ia memiliki 2 kuvet sekaligus 2 detector yang semakin menjadikan proses pengukuran lebih mudah.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Fungsi pH Meter Laboratorium
Itulah ulasan seputar alat laboratorium spektrofotometer yang dapat diketahui. Jika memahami pengertian, cara kerja, dan jenisnya di atas, diharapkan dapat membantu untuk menggunakan alat tersebut dengan baik nantinya. Pastikan memilih sesuai dengan kebutuhan karena setiap alat memiliki harga yang berbeda-beda.



